Kabarphi
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
Kabarphi
No Result
View All Result
Home Kabar Nasional

Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Krisis Iklim Global

AdminWeb by AdminWeb
April 28, 2026
in Kabar Nasional, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0
Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Krisis Iklim Global

Dok: istimewa

4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

kabarphi.com – Di tengah krisis iklim yang kian memburuk, perempuan menjadi salah satu kelompok paling rentan dan terdampak, sehingga peran mereka dalam negosiasi global terkait krisis iklim menjadi semakin penting. Kondisi ini tidak terlepas dari berbagai ketimpangan struktural yang masih membatasi akses perempuan terhadap sumber daya serta pengambilan keputusan.

“Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Global Krisis Iklim” turut menjadi tajuk utama dalam diskusi publik yang diselenggarakan Forum Puan Hijau (FPH) pada (21/04/2026). FPH turut menghadirkan pembicara dari berbagai organisasi masyarakat sipil, seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nasional dan Yayasan Humanis & Inovasi Sosial (HUMANIS).

Uli Artha Siagian, perwakilan WALHI Nasional, menyebut eksploitasi sumber daya alam tanpa henti demi pertumbuhan ekonomi menjadi akar permasalahan krisis iklim saat ini. Ia turut mengkritik korporasi yang dinilai sebagai salah satu aktor utama di baliknya.

“Kita semua berkontribusi dalam perubahan iklim, tapi ada beberapa kelompok yang lebih banyak berkontribusi terhadap krisis ikim dan kerusakan lingkungan, seperti korporasi sektor tambang, energi, dan industri”, ucapnya.

Uli turut menjelaskan bahwa korporasi masih memiliki peran krusial dalam memengaruhi negosiasi kebijakan lingkungan.

“Fenomena corporate capture atau dominasi kepentingan korporasi masih memainkan peran penting dalam membentuk arah kebijakan lingkungan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Hal ini tercermin dari, red) adanya 46 pelobi berlatar belakang pebisnis fosil untuk melobi pasal 6.4 (Perjanjian Paris, red) terkait perdagangan karbon dan dekarbonisasi”, jelasnya.

Di sisi lain, Kristina Viri, perwakilan FPH, menjelaskan alasan pentingnya peran perempuan dalam proses negosiasi terkait krisis iklim. Kristina menjelaskan bahwa perempuan merupakan garda terdepan dalam advokasi iklim dan lingkungan yang bisa tercermin dari kasus Kendeng, Wadas, dan Newmont Minahasa Raya. Selain itu, perempuan dinilai cenderung menggunakan pendekatan yang lebih minim konflik dibandingkan laki-laki.

Kristina juga mengkritik minimnya keterlibatan perempuan dalam negosiasi iklim global. Berdasarkan laporan tahunan Gender Balance dari United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), persentase delegasi perempuan dalam Conference of the Parties (COP) sepanjang 2021 hingga 2025 tidak pernah melampaui 40 persen. Sementara itu, persentase perempuan yang menjabat sebagai kepala delegasi bahkan tidak pernah melebihi 20 persen.

Sejalan dengan Viri, perwakilan HUMANIS, Arti Indallah, menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman hidup kelompok rentan, khususnya perempuan, ke dalam perumusan kebijakan iklim. Hal ini dapat dilakukan melalui kewajiban analisis inklusi gender dan sosial dalam setiap dokumen kebijakan, serta penerapan kebijakan partisipatif yang melibatkan perempuan secara langsung. Ia juga menyoroti perlunya integrasi kelompok akar rumput dalam proses pengambilan keputusan, termasuk melalui pembentukan kelompok penasihat perempuan, konsultasi publik berbasis gender, serta keterlibatan mereka dalam delegasi resmi.

Arti menilai penguatan kepemimpinan perempuan dari tingkat lokal hingga global menjadi kunci untuk menciptakan kebijakan iklim yang lebih adil dan inklusif. Upaya tersebut mencakup peningkatan representasi perempuan dalam delegasi, pengembangan kapasitas negosiator perempuan, hingga dukungan jaringan dan pembiayaan bagi perempuan dari Global South (negara-negara selatan). Ia menegaskan bahwa gerakan perubahan iklim harus berpijak pada solusi berbasis lokal yang mampu mengangkat suara kelompok paling terdampak sekaligus mengatasi berbagai bentuk ketidakadilan yang mereka hadapi.

Reporter: Satria Judha Prawira

AdminWeb

AdminWeb

Kabar PHI adalah portal berita yang berfokus pada kabar-kabar terbaru di Indonesia, dengan tujuan menjadi sumber informasi utama bagi para pekerja, pengusaha, praktisi hukum, dan masyarakat umum. Kami berdedikasi untuk menyajikan berita yang akurat, analisis yang mendalam, serta panduan praktis yang dapat membantu masyarakat mendapatkan kabar terbaru.

Related Posts

Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia: Mengutuk Serangan Brutal dan Keji kepada Andrie Yunus (KontraS) #DaruratDemokrasi
Kabar Nasional

Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia: Mengutuk Serangan Brutal dan Keji kepada Andrie Yunus (KontraS) #DaruratDemokrasi

March 14, 2026
Diskusi Buku “Membaca Bumi”, Partai Hijau Dorong Ekososialisme Jadi Gerakan Politik
Kabar Nasional

Diskusi Buku “Membaca Bumi”, Partai Hijau Dorong Ekososialisme Jadi Gerakan Politik

December 20, 2025
Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah
Kabar Daerah

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah

December 20, 2025
Next Post
Kita Mendidih dan Tak Henti Melawan Penindasan

Kita Mendidih dan Tak Henti Melawan Penindasan

Rekomendasi

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah

4 months ago
PHI Tolak Food Estate Merauke: Ancaman Deforestasi dan Krisis Ekologis

PHI Tolak Food Estate Merauke: Ancaman Deforestasi dan Krisis Ekologis

1 year ago
Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia: Mengutuk Serangan Brutal dan Keji kepada Andrie Yunus (KontraS) #DaruratDemokrasi

Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia: Mengutuk Serangan Brutal dan Keji kepada Andrie Yunus (KontraS) #DaruratDemokrasi

2 months ago
PHI Gagas Model Partai Berbasis Koperasi, Tegaskan Demokrasi Ekonomi dan Pendidikan sebagai Pondasi Politik

PHI Gagas Model Partai Berbasis Koperasi, Tegaskan Demokrasi Ekonomi dan Pendidikan sebagai Pondasi Politik

2 months ago

Kategori

  • Analisis
  • Editorial
  • Ekonomi
  • Esai
  • Fenomena
  • Kabar Daerah
  • Kabar Nasional
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Opini
  • Perempuan
  • Politik
  • Resensi
  • Wacana

Pencarian Berdasarkan Tag

Ekososialisme FNKSDA Kader Hijau Muhammadyah konde.co Partai Buruh Partai Hijau Indonesia PHI PHI Sulsel

Berita Populer

SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM
Esai

SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM

by AdminWeb
April 7, 2025
0

kabarphi.com -  Aktifitas produksi pertambangan itu telah  merobek, merusak, dan mengeruk kekayaan yang berasal dari tubuh bumi....

Program Ekososialis: Gagasan Awal

Program Ekososialis: Gagasan Awal

April 7, 2025
Partai Hijau Indonesia Desak Pencabutan Izin Tambang PT. ASR di Pesisir Karossa dan Silaja

Partai Hijau Indonesia Desak Pencabutan Izin Tambang PT. ASR di Pesisir Karossa dan Silaja

April 29, 2025
Negara Sedang Berkhianat, Soeharto Dipuja, Demokrasi Dipenjara

Negara Sedang Berkhianat, Soeharto Dipuja, Demokrasi Dipenjara

November 9, 2025
Melawan untuk Merebut: Kerjasama Politik antara Komite Politik Nasional dan Partai Hijau indonesia

Melawan untuk Merebut: Kerjasama Politik antara Komite Politik Nasional dan Partai Hijau indonesia

April 29, 2025

Berita Terbaru

Kita Mendidih dan Tak Henti Melawan Penindasan

Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Krisis Iklim Global

Partai Hijau Indonesia mengajak Kaum Hijau Sedunia untuk bersolidaritas kepada Andrie Yunus

Hari Tanpa Sampah Sedunia: Tragedi Bantargebang Bukti Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah Indonesia

Forum Puan Hijau bersama Partai Atjeh Hijau Salurkan Donasi Sedekah Raya untuk Warga Aceh

Kabarphi

Selamat datang di kabarphi.com, portal informasi yang bisa kamu gunakan untuk mencari tahu kabar paling baru dari Partai Hijau Indonesia.

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2024 Kabar PHI. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi

© 2024 Kabar PHI . All rights reserved