Kabarphi
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
Kabarphi
No Result
View All Result
Home Kabar Nasional

Diskusi Buku “Membaca Bumi”, Partai Hijau Dorong Ekososialisme Jadi Gerakan Politik

AdminWeb by AdminWeb
December 20, 2025
in Kabar Nasional, Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Diskusi Buku “Membaca Bumi”, Partai Hijau Dorong Ekososialisme Jadi Gerakan Politik
471
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Partai Hijau Indonesia (PHI) menggelar diskusi buku Membaca Bumi suntingan Gerry Van Klinken di kantor Celios, Menteng, Jakarta Pusat, beberap awaktu lalu Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam ini diikuti sekitar 30 peserta dari kalangan anggota PHI, simpatisan, dan masyarakat umum.

Diskusi diawali dengan doa bersama untuk korban bencana ekologis di Sumatera, sebelum dilanjutkan dengan pemaparan dan dialog yang dimoderatori Fauzi. Sejumlah panelis hadir dalam diskusi tersebut, antara lain Gerry Van Klinken selaku editor buku, Fathun Karib sebagai salah satu penulis, Rika mewakili PHI, serta Umi dari Forum Perempuan Hijau.

Dalam pemaparannya, Gerry Van Klinken menekankan bahwa krisis ekologis tidak dapat dipahami sebagai peristiwa kebetulan, melainkan sebagai krisis struktural yang lahir dari logika pembangunan dan industrialisasi yang masih mendominasi politik Indonesia. Ia menilai, PHI menjadi salah satu sedikit kekuatan politik yang secara konsisten membawa isu lingkungan sebagai agenda politik utama.

Gerry memperkenalkan konsep ekososialisme sebagai perpaduan antara kesetiakawanan sosial dan keberlanjutan ekologis. Menurutnya, ekososialisme merupakan bentuk konvergensi perlawanan antikapitalisme dari bawah yang mencakup berbagai aliran pemikiran, mulai dari Marxisme, feminisme, indigenisme, hingga dekolonisasi dan spiritualitas.

“Ekososialisme bukan sekadar agenda reformis, tetapi juga menawarkan imajinasi perubahan yang lebih radikal dalam menghadapi krisis ekologis global,” ujarnya.

Sementara itu, Fathun Karib memaparkan relasi antara krisis sosio-ekologis dengan komoditas, biografi, dan tubuh manusia. Ia mengajak peserta melacak rantai pasok komoditas ekstraktif, termasuk keterkaitannya dengan bencana ekologis di Sumatera, seperti yang tercermin dalam kasus industri pulp dan kehutanan.

 

Menurut Karib, tubuh manusia menjadi situs penting untuk membaca dampak kapitalisme global, di mana perubahan iklim tidak hanya dirasakan secara material, tetapi juga secara afektif berupa stres dan penderitaan psikologis. Namun, tubuh juga menyimpan potensi perlawanan untuk membongkar krisis tersebut.

Menanggapi diskusi, Rika, Sekretaris PHI Nasional menyoroti tantangan menerjemahkan gagasan ekososialisme ke dalam praktik politik di tengah sistem elektoral Indonesia. Ia menegaskan pentingnya membangun strategi politik yang tetap berpijak pada nilai keadilan ekologis tanpa terjebak pada pragmatisme.

Sementara itu, Umi dari Forum Perempuan Hijau mengkritisi minimnya representasi penulis perempuan dalam buku Membaca Bumi. Meski demikian, ia menilai diskusi tersebut penting untuk memperluas pemahaman publik, terutama agar gagasan ekososialisme dapat diakses oleh masyarakat luas dan tidak berhenti di ruang akademik.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah peserta menyoroti pentingnya membongkar warisan kolonial dalam tata kelola negara, memperkuat solidaritas lintas komunitas terdampak, serta membangun politik afeksi sebagai alat advokasi dalam konflik lingkungan.

Diskusi ditutup dengan refleksi Gerry Van Klinken berdasarkan pengalamannya di Partai Hijau Australia. Ia mendorong agar gagasan ekososialisme dibumikan melalui percakapan sehari-hari di ruang publik, pasar, dan komunitas warga.

“Perubahan besar selalu dimulai dari percakapan kecil yang terus dirawat,” pungkasnya.

AdminWeb

AdminWeb

Kabar PHI adalah portal berita yang berfokus pada kabar-kabar terbaru di Indonesia, dengan tujuan menjadi sumber informasi utama bagi para pekerja, pengusaha, praktisi hukum, dan masyarakat umum. Kami berdedikasi untuk menyajikan berita yang akurat, analisis yang mendalam, serta panduan praktis yang dapat membantu masyarakat mendapatkan kabar terbaru.

Related Posts

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah
Kabar Daerah

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah

December 20, 2025
Bencana Ekologis Sumatera: Pembiaran Negara yang Membunuh Rakyatnya
Lingkungan

Bencana Ekologis Sumatera: Pembiaran Negara yang Membunuh Rakyatnya

December 13, 2025
Bencana Ekologis di Sumatera: PHI Serukan Solidaritas Warga dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintahan Prabowo – Gibran!
Kabar Nasional

Bencana Ekologis di Sumatera: PHI Serukan Solidaritas Warga dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintahan Prabowo – Gibran!

December 1, 2025

Rekomendasi

Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia tentang Kekerasan Polisi dan Reformasi Kepolisian

Pernyataan Sikap Partai Hijau Indonesia tentang Kekerasan Polisi dan Reformasi Kepolisian

1 year ago
Perlawanan Warga, Menolak Suap Tambang untuk Ormas Keagamaan

Perlawanan Warga, Menolak Suap Tambang untuk Ormas Keagamaan

1 year ago
Taman Nasional Jadi Kedok Perampasan, PHI, AMAN & WALHI Serukan Perlawanan

Taman Nasional Jadi Kedok Perampasan, PHI, AMAN & WALHI Serukan Perlawanan

4 months ago
Mengurai Ekofeminisme dan Perlawanan Masyarakat Adat di Samarinda

Mengurai Ekofeminisme dan Perlawanan Masyarakat Adat di Samarinda

7 months ago

Kategori

  • Editorial
  • Ekonomi
  • Esai
  • Fenomena
  • Kabar Daerah
  • Kabar Nasional
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Opini
  • Perempuan
  • Politik
  • Resensi
  • Wacana

Pencarian Berdasarkan Tag

Ekososialisme konde.co Partai Buruh Partai Hijau Indonesia PHI PHI Sulsel

Berita Populer

SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM
Esai

SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM

by AdminWeb
April 7, 2025
0

kabarphi.com -  Aktifitas produksi pertambangan itu telah  merobek, merusak, dan mengeruk kekayaan yang berasal dari tubuh bumi....

Program Ekososialis: Gagasan Awal

Program Ekososialis: Gagasan Awal

April 7, 2025
Partai Hijau Indonesia Desak Pencabutan Izin Tambang PT. ASR di Pesisir Karossa dan Silaja

Partai Hijau Indonesia Desak Pencabutan Izin Tambang PT. ASR di Pesisir Karossa dan Silaja

April 29, 2025
Negara Sedang Berkhianat, Soeharto Dipuja, Demokrasi Dipenjara

Negara Sedang Berkhianat, Soeharto Dipuja, Demokrasi Dipenjara

November 9, 2025
Melawan untuk Merebut: Kerjasama Politik antara Komite Politik Nasional dan Partai Hijau indonesia

Melawan untuk Merebut: Kerjasama Politik antara Komite Politik Nasional dan Partai Hijau indonesia

April 29, 2025

Berita Terbaru

Diskusi Buku “Membaca Bumi”, Partai Hijau Dorong Ekososialisme Jadi Gerakan Politik

Partai Hijau Tetapkan Tiga Aktivis Muda sebagai Karteker DPW PHI Sulawesi Tengah

Bencana Ekologis Sumatera: Pembiaran Negara yang Membunuh Rakyatnya

Bencana Ekologis di Sumatera: PHI Serukan Solidaritas Warga dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintahan Prabowo – Gibran!

Negara Sedang Berkhianat, Soeharto Dipuja, Demokrasi Dipenjara

Kabarphi

Selamat datang di kabarphi.com, portal informasi yang bisa kamu gunakan untuk mencari tahu kabar paling baru dari Partai Hijau Indonesia.

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2024 Kabar PHI. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi

© 2024 Kabar PHI . All rights reserved