Kabarphi
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi
No Result
View All Result
Kabarphi
No Result
View All Result
Home Fenomena

DPR & Rezim Bermain Api! PHI: Revisi UU TNI Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Kita Harus Memperkuat Solidaritas Seluruh Gerakan Rakyat dan Meningkatkan Trajektori Perjuangan Kita

AdminWeb by AdminWeb
March 20, 2025
in Fenomena, Kabar Nasional, Politik
Reading Time: 3 mins read
0

Foto: Melisa Kowara.

415
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketua Umum Partai Hijau Indonesia, Roy Murtadho, dengan tegas mengutuk keputusan DPR yang telah menetapkan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam pernyataannya, Roy menyebut bahwa revisi ini tidak hanya mencerminkan ketidakterwakilan kepentingan rakyat, tetapi juga berisiko mengembalikan dwifungsi TNI dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Seluruh anggota dewan di Senayan hari ini telah menunjukkan bahwa mereka tidak mencerminkan dan tidak merepresentasikan kepentingan rakyat. Dengan merevisi UU TNI dan mengembalikan dwifungsi ke dalam sistem demokrasi kita, mereka sesungguhnya telah mengancam kehidupan kita, membahayakan demokrasi, dan mengkhianati cita-cita reformasi,” ujar Roy dalam pernyataan sikapnya.

Foto: Athala Parlambang

Tentu saja pernyataan sikap PHI ini bukan tanpa alasan, proses pembahasan revisi UU TNI menuai banyak protes karena berlangsung dengan cepat dan minim transparansi. Sejak pertama kali wacana revisi ini muncul, berbagai kelompok masyarakat sipil telah menyuarakan kekhawatiran akan potensi kembalinya peran militer dalam urusan sipil. Namun, DPR bersama pemerintah tetap melanjutkan pembahasannya tanpa banyak melibatkan publik.

Pada tahap pembahasan di tingkat Panitia Kerja (Panja), berbagai kritik dari akademisi, aktivis hak asasi manusia, dan organisasi masyarakat sipil nyaris diabaikan. Bahkan, sejumlah pasal kontroversial tetap dipertahankan, termasuk perluasan peran TNI di sektor sipil yang dikhawatirkan akan menghidupkan kembali praktik dwifungsi seperti pada era Orde Baru. Dalam sidang paripurna yang digelar secara mendadak, revisi UU TNI akhirnya disahkan dengan dukungan mayoritas fraksi di DPR, meskipun berbagai elemen masyarakat telah menyuarakan protes. lagi-lagi keputusan ini merupakan langkah mundur dalam perjalanan reformasi yang telah dijalankan sejak 1998.

Reaksi Keras dari Partai Hijau Indonesia dan Gerakan Rakyat

Roy Murtadho juga menyerukan kepada seluruh jaringan gerakan rakyat untuk memperkuat solidaritas dalam menghadapi keputusan yang dinilainya sebagai ancaman bagi demokrasi. Ia menegaskan bahwa perjuangan politik jangka menengah dan panjang harus diarahkan untuk membalikkan situasi politik yang terjadi saat ini.

“Kita harus memperkuat solidaritas seluruh gerakan rakyat dan meningkatkan trajektori perjuangan kita. Suatu saat, kita harus memiliki perwakilan di DPR, kita mesti punya pemimpin dari rakyat, kita harus punya presiden-presidennya rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Ketua PHI ini juga menyampaikan solidaritasnya kepada para demonstran yang pada hari ini telah turun ke jalan di berbagai kota untuk memprotes pengesahan revisi UU TNI. Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan rakyat yang sah terhadap kebijakan yang berpotensi melemahkan demokrasi dan merusak tatanan reformasi yang telah diperjuangkan selama ini.

“Hanya dengan kerja-kerja politik jangka panjang, kita bisa membalikkan situasi ini. Mudah-mudahan, perjuangan kita mendapatkan kemudahan,” tambahnya.

Partai Hijau Indonesia, yang dikenal dengan visi ekososialisme dan gerakan politik berbasis rakyat, menegaskan akan terus berjuang untuk memastikan bahwa demokrasi tetap terjaga dan tidak diselewengkan oleh kepentingan elit politik yang bertentangan dengan kehendak rakyat. (*)

AdminWeb

AdminWeb

Kabar PHI adalah portal berita yang berfokus pada kabar-kabar terbaru di Indonesia, dengan tujuan menjadi sumber informasi utama bagi para pekerja, pengusaha, praktisi hukum, dan masyarakat umum. Kami berdedikasi untuk menyajikan berita yang akurat, analisis yang mendalam, serta panduan praktis yang dapat membantu masyarakat mendapatkan kabar terbaru.

Related Posts

Gempa 6,7 Magnitudo, PHI Minta Evaluasi Tata Ruang Sulteng
Kabar Daerah

Gempa 6,7 Magnitudo, PHI Minta Evaluasi Tata Ruang Sulteng

June 17, 2026
Hari Lahir PHI ke-14: Meneguhkan Politik Hijau di Tengah Krisis Ekologi dan Demokrasi
Kabar Nasional

Harlah PHI ke-14: Meneguhkan Politik Hijau di Tengah Krisis Ekologi dan Demokrasi

June 9, 2026
Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Krisis Iklim Global
Kabar Nasional

Peran dan Posisi Perempuan dalam Negosiasi Krisis Iklim Global

April 28, 2026
Next Post
SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM

SELAMATKAN PESISIR PANTAI KAROSSA DAN MUARA SUNGAI SILAJA: RAKYAT BUKAN KAMBING HITAM

Membincang Papua: Ketimpangan Ekstraktif dan Perlawanan Warga di Tengah Militerisasi

Membincang Papua: Ketimpangan Ekstraktif dan Perlawanan Warga di Tengah Militerisasi

Program Ekososialis: Gagasan Awal

Program Ekososialis: Gagasan Awal

Kategori

  • Analisis
  • Editorial
  • Ekonomi
  • Esai
  • Fenomena
  • Kabar Daerah
  • Kabar Nasional
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Opini
  • Perempuan
  • Politik
  • Resensi
  • Wacana

Pencarian Berdasarkan Tag

Ekososialisme FNKSDA Kader Hijau Muhammadyah konde.co Partai Buruh Partai Hijau Indonesia PHI PHI Sulsel
Kabarphi

Selamat datang di kabarphi.com, portal informasi yang bisa kamu gunakan untuk mencari tahu kabar paling baru dari Partai Hijau Indonesia.

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2024 Kabar PHI. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Kabar Nasional
  • Kabar Daerah
  • Wacana
    • Esai
    • Analisis
  • Opini
  • Fenomena
    • Ekonomi
    • Politik
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Perempuan
  • Editorial
  • Resensi

© 2024 Kabar PHI . All rights reserved