PALU — Partai Hijau Indonesia resmi menunjuk tiga aktivis muda sebagai karteker Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PHI Sulawesi Tengah dalam agenda konsolidasi dan musyawarah yang digelar di Palu, beberapa waktu lalu.
Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PHI, Nur Rosyid Murtadho, setelah mendengar pandangan serta masukan dari berbagai utusan organisasi sosial, adat, lingkungan, dan komunitas yang memiliki keselarasan dengan nilai serta garis perjuangan PHI.
Tiga nama yang ditetapkan sebagai karteker yakni Aulia Hakim, Yogi, dan Aditia Pratama. Ketiganya dikenal sebagai aktivis yang aktif dalam advokasi isu lingkungan dan agraria, termasuk pendampingan komunitas yang terdampak konflik sumber daya alam.
Aulia Hakim yang ditunjuk sebagai karteker ketua DPW PHI Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan agenda lanjutan pascakonsolidasi tersebut.
“Kami menargetkan perluasan struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Selain itu, kami akan mengaktivasi gerakan kaum muda, khususnya di wilayah urban, dengan fokus pada isu kelas pekerja dan lingkungan,” ujar Aulia Hakim yang akrab disapa Tulus.

Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan pilar perjuangan PHI sebagai kekuatan politik alternatif yang berfungsi mengawal dan mengontrol kebijakan publik agar berpihak pada rakyat dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami memastikan PHI menjadi partai yang inklusif bagi semua golongan. Petani, nelayan, aktivis, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, hingga komunitas keagamaan memiliki ruang yang setara untuk bergabung dan berjuang bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Yogi yang dipercaya sebagai karteker sekretaris DPW PHI Sulawesi Tengah mengungkapkan bahwa terdapat tujuh daerah yang menjadi target awal penguatan kelembagaan partai.
“Wilayah prioritas kami antara lain Kota Palu, Parigi Moutong, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali Utara, dan Morowali. Selain itu, terdapat lebih dari sepuluh potensi organ gerakan sosial yang dapat kami bangun kerja samanya,” jelas Yogi.

Di tingkat nasional, Sekretaris PHI Rika menyampaikan bahwa pembentukan struktur organisasi PHI di berbagai daerah terus berjalan dan menunjukkan progres yang signifikan.
“Saat ini sudah terbentuk 10 Kepengurusan Setingkat Provinsi (KSB), dan Sulawesi Tengah akan menjadi provinsi ke-11 yang segera menyusul,” ujar Rika.
Adapun 10 KSB PHI yang telah terbentuk tersebut meliputi Maluku Utara, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagai informasi, Partai Hijau Indonesia didirikan dan dideklarasikan di Bandung, Jawa Barat, pada 5 Juni 2012 sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar (AD) partai. Dengan slogan “Bersih, Adil, dan Lestari,” PHI mengusung agenda politik yang berpihak pada kepentingan kelas pekerja serta keadilan dan keberlanjutan lingkungan hidup.












